Pagi ini seperti biasanya saya memimpin morning briefing bersama para HODs dari Bogor Valley Hotel, sebelum menutup briefing singkat kami  saya merasa perlu untuk memberikan arahan kepada team HODs Bogor Valley Hotel tenatang RESPONSIBILITY dan  ACCOUNTABILITY.

Banyak profesional yang belum mampu memahami perbedaan RESPONSIBILITY DAN ACCOUNTABILITY ini, umumnya mengangggap kedua kata ini adalah kata kata yang sama dengan penekanan di bobot saja.

Setiap karwayan di berbagai level dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi memiliki tanggung jawab (RESPONSIBILITY) atas posisi yang pegangnya demikian juga memiliki ACCOUNTABILITY terhadap hasil dari proses yang dikerjakan maupun yang belum dikerjakan.

RESPONSIBILITY / BERTANGGUNG JAWAB

Suatu kewajiban yang harus dilaksanakan sampai tuntas dan dapat di delegasikan kepada pihak lain

ACCOUNTABILITY / MENANGGUNG RESIKO

Pertanggung Jawaban dari output suatu proses kerja, baik itu output positif maupun negative walaupun perkerjaan tersebut sudah didelegasikan kepada orang lain.

Contohnya:

Seorang  RECEPTIONIST yang Responsible/ bertanggung jawab untuk stand by di FO Counter melayani proses check in tamu dan lain lain.

Dalam kondisi tertentu  Receptionist dapat saja mendelegasikan tanggung jawabnya kepada TELP OPERATOR untuk Stand by di FO Counter mungkin dikarnakan hal yang urgent dan tidak ada Receptionist lain saat itu, namun Receptionist tersebut harus memastikan bahwasanya Telp Operator yang diminta bantuannya (delegasi) untuk stand by sementara di FO Counter mampu untuk melakukan pekerjaan Receptionist dan bilamana Telp Operator melakukan kesalahan yang berakibat kepada kwalitas pelayanan ataupun kerugian finansial maka yang menanggung resikonya /ACCOUNTABLE adalah RECEPTIONIST bukan TELP OPERATOR.

TELP OPERATOR tersebut bertanggung jawab (RESPONSIBLITY) karna telah menerima mandat/ delegasi tugas dari Receptionist. RECEPTIONIST yang telah mendelegasikan tugas stand by di FO counter tadi merupakan orang yang ACCOUNTABILITY /menanggung resiko jika terjadi kesalahan atau kegagalan dalam hasil proses kerja di FO Counter.

Seseorang yang ACCOUNTABLE tidak dapat lari dari tanggung jawab (Meng-kambinghitamkan orang lain) dengan melimpahkan tanggung jawab (RESPONSIBILITY) kepada orang lain hanya karna pekerjaan tersebut sudah didelegasikan kepada orang lain, ACCOUNTABILITY melekat dan tidak dapat didelegasikan.

Seorang Food & Beverage Manager  & Executive Chef tidak boleh berkata revenue Restaurant nya tidak tercapai karna Sales Team tidak memberikan cukup business, karna Profit & Lost dari Restaurant adalah ACCOUNTABILITY dari FBM & Executive Chef. Seorang FBM dan Executive Chef RESPONSIBLE/bertanggung jawab terhadap suksesnya proses pelayanan di Restaurant dan ACCOUNTABLE terhadap Profit & Lost dari Revenue Restaurant.

Seorang Director of Sales tidak dapat berkata target yang ditetapkan tidak tercapai karna Sales Executive & Sales Manager tidak melaksanakan tugasnya dikarnakan REVENUE TARGET (umumnya room dan banquet) adalah ACCOUNTABILITY daripada Director of Sales.

Begitu juga seorang Director of Sales tidak dapat melepaskan tanggung jawab dengan melimpahkan kesalahan kepada FBM atau FOM dikarnakan proses pelayanan yang kurang baik sebagai dampak dari tidak tercapai nya target revenue.

eneral Manager dalam suatu hotel merupakan orang yang secara umum bertanggung jawab (RESPONSIBILITY) dan Menanggung Resiko (ACCOUNTABILITY) terhadap sukses tidaknya hotel dalam mencapai target, Visi dan Misinya. General Manager dalam mengelola hotel mendelegasikan tanggung jawab terhadap suatu masalah kepada berbagai HOD nya, namun secara umum tetap menanggung resiko jika ada hal yang tidak berjalan baik sebagaimana semestinya dihotel tersebut. Sedangkan HODs ACCOUNTABLE terhadap semua permasalahan di department nya masing masing.

Seorang Manager tidak akan pernah mampu menjadi seorang Leader yang baik jikamana tidak mampu memahami dan melaksanakan ACCOUNTABILITY secara baik.

Penulis,

Bustamar KOTO

General Manager